<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neuronworks Blog, WebMethods, Oracle, Bea, Java Dev2Dev,   Arch2Arch   Neuronworks Make IT Easy, Let&#039;s Play the Game &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://blog.neuronworks.net/category/ict/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.neuronworks.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jun 2010 02:40:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tahun Depan Linux Lebih Banyak Dipakai dari Windows</title>
		<link>http://blog.neuronworks.net/2009/01/24/tahun-depan-linux-lebih-banyak-dipakai-dari-windows/</link>
		<comments>http://blog.neuronworks.net/2009/01/24/tahun-depan-linux-lebih-banyak-dipakai-dari-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 04:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryo_271188</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.neuronworks.net/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Untuk pengguna yang sering memprediksi datangnya &#8220;year of the Linux desktop&#8221; — waktunya tampaknya sudah semakin dekat. Jim Zemlin, direktur Linux Foundation mengatakan bahwa tahun depan Linux berkemungkinan digunakan di lebih banyak desktop dibandingkan Windows atau Mac. Yang menjadi katalis pertumbuhan pesat ini adalah fast boot.
Minggu lalu Matt Richtell dari New York Times mempublikasikan sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Untuk pengguna yang sering memprediksi datangnya &#8220;year of the Linux desktop&#8221; — waktunya tampaknya sudah semakin dekat. Jim Zemlin, direktur Linux Foundation mengatakan bahwa tahun depan Linux berkemungkinan digunakan di lebih banyak desktop dibandingkan Windows atau Mac. Yang menjadi katalis pertumbuhan pesat ini adalah fast boot.</p>
<p>Minggu lalu Matt Richtell dari New York Times mempublikasikan sebuah artikel tentang bagaimana konsumen semakin meminta boot yang cepat pada komputer (baca terjemahannya di udaramaya). Ar<a href="http://blog.neuronworks.net/wp-content/uploads/2009/01/splashtopx220wl81.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-130" title="splashtopx220wl81" src="http://blog.neuronworks.net/wp-content/uploads/2009/01/splashtopx220wl81-145x300.jpg" alt="" width="145" height="300" /></a>tikel tersebut mengatakan bagaimana HP, Dell, Lenovo, Asus maupun berbagai vendor PC lainnya telah mulai merancang komputer yang memberikan pengguna akses ke fungsi-fungsi dasar seperti email dan browser dalam kurang dari 30 detik — dimungkinkan oleh Linux.</p>
<p>Kemudian Ashlee Vance, yang juga bekerja di New York Times menulis sebuah artikel susulan yang mendeskripsikan bagaimana tren ini semakin menguat, mengatakan bahwa &#8220;dalam beberapa bulan depan, teknologi instant on akan memasuki segmen mainstream. Di bawah ini adalah beberapa bocoran tentang apa yang akan datang:&#8221;<br />
DeviceVM: perusahaan baru Silicon Valley ini telah menjadi pimpinan dari semua vendor aplikasi instant on. HP, Lenovo dan Asus semuanya menggunakan produk Splashtop besutan Device VM yang sudah dimodifikasi. Melalui Splashtop, mereka memberikan akses cepat ke browser, aplikasi foto, instant messaing maupun VoIP kepada pengguna. Vendor-vendor PC terbesar dunia berencana untuk mengemas Splashtop ke dalam laptop. Asus bahkan sudah berkomitmen untuk mengemas Splashtop ke dalam semua motherboard.<br />
HP: hari ini Anda sudah dapat membeli Envy yang datang dengan aplikasi &#8220;Instant On Solution,&#8221; yang merupakan Splashtop yang sudah dimodifikasi. Dalam beberapa bulan ke depan, HP berencana untuk mengemas solusi yang sama ke berbagai laptop — jumlah pastinya tidak diumumkan.<br />
Lenovo: mulai awal tahun depan, Lenovo akan mengemas Splashtop ke dalam berbagai produk laptop.<br />
Phoenix Technologies: vendor perangkat lunak ini tengah mengembangkan aplikasi bernama HyperSpace yang memungkinkan pengguna untuk terlebih dahulu menggunakan sistem berbasis Linux sementara menunggu boot Windows selesai di latar belakang. Pengguna kemudian dapat secara bergantian menggunakan Linux maupun Windows sesuai kemauan. Aplikasi ini akan tersedia untuk publik mulai bulan Januari tahun depan dengan biaya berbasis subskripsi.<br />
Apa artinya tren ini untuk Linux? Yang pertama adalah fakta bahwa Linux semakin berperan penting dalam pengalaman pemakaian pengguna. Linux tidak saja akan memperkuat aplikasi-aplikasi fast boot, tetapi juga sudah ada pengembang yang mendemonstrasikan sistem Linux penuh yang dapat selesai boot dalam lima detik.</p>
<p>Pada akhir tahun depan, kita mungkin akan melihat keadaan di mana Linux dikemas ke dalam hampir semua notebook tidak peduli apakah komputer tersebut mengoperasikan Windows. Dan ini masih belum menghitung segmen netbook, mobile internet device (MID) dan ponsel Linux yang berpotensi besar — memungkinkan datangnya &#8220;year of the Linux desktop,&#8221; walaupun mungkin tidak dalam bentuk yang diduga banyak orang beberapa tahun lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.neuronworks.net/2009/01/24/tahun-depan-linux-lebih-banyak-dipakai-dari-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SqlPlus dengan History di Linux</title>
		<link>http://blog.neuronworks.net/2009/01/06/sqlplus-dengan-history-di-linux/</link>
		<comments>http://blog.neuronworks.net/2009/01/06/sqlplus-dengan-history-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 10:24:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Oracle]]></category>
		<category><![CDATA[alias]]></category>
		<category><![CDATA[history]]></category>
		<category><![CDATA[rlwrap]]></category>
		<category><![CDATA[shell]]></category>
		<category><![CDATA[sqlplus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.neuronworks.net/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Paling frustasi kalau pake sqlplus, sudah ketik syntax panjang-panjang, waktu dieksekusi ada yang salah, ngetik lagi deh dari awal. Soalnya tidak ada history buat command yang sudah dijalankan. Tidak bisa diedit lagi command yang sudah kita ketik. Solusinya cuma di backspace. 
Tapi tenang saja, ada solusinya agar sqlplus juga punya kemampuan buat menyimpan history command, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Paling frustasi kalau pake sqlplus, sudah ketik syntax panjang-panjang, waktu dieksekusi ada yang salah, ngetik lagi deh dari awal. Soalnya tidak ada history buat command yang sudah dijalankan. Tidak bisa diedit lagi command yang sudah kita ketik. Solusinya cuma di backspace. <img src='http://blog.neuronworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Tapi tenang saja, ada solusinya agar sqlplus juga punya kemampuan buat menyimpan history command, seperti <strong>Shell Bash</strong> di Linux. Yang kita perlukan hanyalah sebuah aplikasi yang bernama <strong>rlwrap</strong>.<br />
Install dulu <strong>rlwrap</strong> untuk operating system anda. Dalam contoh ini yang digunakan adalah openSUSE 10.3 yang bisa didapatkan dari <a href="http://download.opensuse.org/repositories/openSUSE:/10.3/standard/i586/rlwrap-0.28-27.i586.rpm">http://download.opensuse.org/repositories/openSUSE:/10.3/standard/i586/rlwrap-0.28-27.i586.rpm</a>.<br />
Setelah diinstal kita tinggal menjalankan perintah <strong>rlwrap</strong> dengan parameternya yaitu <strong>sqlplus</strong>:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> rlwrap sqlplus</pre></div></div>

<p>Sqlplus yang terbuka akan memiliki kemampuan menyimpan history command dan line editing sederhana. Gunakan tombol panah atas dan bawah untuk mengakses perintah yang sudah kita jalankan. Kita juga bisa mengedit perintah itu dengan menggeser kursor menggunakan tombol panah kanan dan kiri. Agar konfigurasi <strong>rlwrap</strong> tadi terus dijalankan setiap login kita gunakan saja fungsi <strong>alias</strong> dari <strong>shell</strong> agar setiap kali <strong>sqlplus</strong> dijalankan yang dipanggil adalah perintah <strong>rlwrap</strong> dengan parameter sqplus-nya. Buka file <strong>.bash_profile</strong> yang ada di direktori home user <strong>oracle</strong> atau user yang dapat menjalankan perintah <strong>sqlplus</strong>:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">vi</span> ~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>.bash_profile</pre></div></div>

<p>dan tambahkan baris berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;"><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">alias</span> <span style="color: #007800;">sqlplus</span>=<span style="color: #ff0000;">'rlwrap sqlplus'</span></pre></div></div>

<p>Cara lainnya dengan menjalankan perintah <strong>echo</strong> yang menambahkan baris diatas langsung di baris terakhir file <strong>.bash_profile</strong>:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">echo</span> <span style="color: #ff0000;">&quot;alias sqlplus='rlwrap sqlplus'&quot;</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;&gt;</span> ~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>.bash_profile</pre></div></div>

<p>Semoga bermanfaat and have a lot of fun!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.neuronworks.net/2009/01/06/sqlplus-dengan-history-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membackup Schema Oracle Secara Otomatis</title>
		<link>http://blog.neuronworks.net/2009/01/05/membackup-schema-oracle/</link>
		<comments>http://blog.neuronworks.net/2009/01/05/membackup-schema-oracle/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 13:01:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Oracle]]></category>
		<category><![CDATA[backup]]></category>
		<category><![CDATA[crontab]]></category>
		<category><![CDATA[exp]]></category>
		<category><![CDATA[script]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.neuronworks.net/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[The Intro
Sebelumnya kita sudah mencoba membackup schema oracle menggunakan exp. Kita bisa memanfaatkannya untuk membuat sebuah sistem penjadwalan yang secara otomatis membackup schema tersebut pada waktu yang telah ditentukan. Tool yang digunakan selain Shell dan exp juga crontab. Crontab merupakan aplikasi penjadwalan di mesin Unix dan Linux. Crontab bekerja sebagai daemon atau service cron yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>The Intro</h3>
<p>Sebelumnya kita sudah mencoba <a href="http://blog.neuronworks.net/2008/12/31/backup-dan-restore-schema-oracle-menggunakan-exp-dan-imp/">membackup schema oracle menggunakan exp</a>. Kita bisa memanfaatkannya untuk membuat sebuah sistem penjadwalan yang secara otomatis membackup schema tersebut pada waktu yang telah ditentukan. Tool yang digunakan selain <strong>Shell</strong> dan <strong>exp</strong> juga <strong>crontab</strong>. Crontab merupakan aplikasi penjadwalan di mesin Unix dan Linux. Crontab bekerja sebagai daemon atau service <strong>cron</strong> yang setiap waktu akan mengecek apakah ada job atau tugas yang harus dilakukan pada waktu itu. Crontab menyimpan entri untuk setiap penjadwalan seperti ini:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;"><span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>home<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>someScript.sh</pre></div></div>

<p>Kolom <strong>pertama</strong> menunjukan <strong>menit</strong> dimana entri tersebut akan dijalankan. Kolom <strong>kedua</strong> untuk <strong>jam</strong>, kolom <strong>ketiga</strong> untuk <strong>tanggal</strong>, kolom <strong>keempat</strong> untuk <strong>bulan</strong>, kolom <strong>kelima</strong> untuk untuk <strong>hari</strong>, dan kolom <strong>terakhir</strong> menunjukan <strong>perintah apa yang akan dijalankan</strong>. Dari contoh diatas berarti setiap menit, setiap hari, setiap bulan cron akan menjalankan script tersebut.<br />
Pertama-tama kita buat dulu script sederhana, <strong>train-backup.sh</strong> yang berfungsi untuk membackup schema tersebut. Script tersebut akan membackup schema-nya di directory yang sudah ditentukan dengan nama file yang berbeda berdasarkan kapan schema tersebut dibackup.</p>
<h3>The Script</h3>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;"><span style="color: #666666; font-style: italic;">#!/bin/sh</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;">#script to backup oracle schema based on time when it saved</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;">#initializing variables</span>
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">PATH</span>=<span style="color: #007800;">$PATH</span>:<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>product<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span><span style="color: #000000;">10.2</span><span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>bin
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">ORACLE_BASE</span>=<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">ORACLE_HOME</span>=<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>product<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span><span style="color: #000000;">10.2</span>
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">ORACLE_SID</span>=neuron
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">BASEDIR</span>=<span style="color: #007800;">$HOME</span><span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>train-backup
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">DTM</span>=<span style="color: #000000; font-weight: bold;">`</span><span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">date</span> +<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>Y<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>m<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>d-<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>H<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>M<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>S<span style="color: #000000; font-weight: bold;">`</span>
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">UNAME</span>=train
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">PASSWD</span>=train
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">FILENAME</span>=train
&nbsp;
<span style="color: #666666; font-style: italic;"># command section</span>
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">cd</span> <span style="color: #007800;">$BASEDIR</span>
exp <span style="color: #007800;">$UNAME</span><span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span><span style="color: #007800;">$PASSWD</span> <span style="color: #007800;"><span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">file</span></span>=<span style="color: #007800;">$FILENAME</span>-<span style="color: #007800;">$DTM</span>.dmp
&nbsp;
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">exit</span></pre></div></div>

<p>Jangan lupa beri execute permission dengan:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&amp;</span>gt; <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> +x train-backup.sh</pre></div></div>

<p>Script-nya cukup sederhana kan? Yang perlu dilakukan hanyalah inisialisasi variabel:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;"><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">PATH</span>=<span style="color: #007800;">$PATH</span>:<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>product<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span><span style="color: #000000;">10.2</span><span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>bin
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">ORACLE_BASE</span>=<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">ORACLE_HOME</span>=<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>product<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span><span style="color: #000000;">10.2</span>
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">ORACLE_SID</span>=neuron
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">BASEDIR</span>=<span style="color: #007800;">$HOME</span><span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>train-backup
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">DTM</span>=<span style="color: #000000; font-weight: bold;">`</span><span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">date</span> +<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>Y<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>m<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>d-<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>H<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>M<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>S<span style="color: #000000; font-weight: bold;">`</span>
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">UNAME</span>=train
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">PASSWD</span>=train
<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">FILENAME</span>=train</pre></div></div>

<p>dan perintah backup itu sendiri:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;"><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">cd</span> <span style="color: #007800;">$BASEDIR</span>
exp <span style="color: #007800;">$UNAME</span><span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span><span style="color: #007800;">$PASSWD</span> <span style="color: #007800;"><span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">file</span></span>=<span style="color: #007800;">$FILENAME</span>-<span style="color: #007800;">$DTM</span>.dmp</pre></div></div>

<p>Untuk sedikit memahami dasar dari shell scripting silakan <a href="http://blog.neuronworks.net/2008/12/29/membuat-application-control-script/">lihat kembali postingan sebelumnya</a>.<br />
Yang mungkin perlu diperhatikan adalah variabel <strong>DTM</strong> yang akan menyimpan format waktu untuk digunakan di nama filenya. Variabel <strong>DTM</strong> menyimpan hasil output dari perintah <strong>date</strong> yang akan menampilkan waktu saat itu dengan format <strong>YYYYMMDD-HH:MI:SS</strong>. Untuk lebih jelasnya coba jalankan perintah <strong>date</strong> tersebut di command line:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&amp;</span>gt; <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">date</span> +<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>Y<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>m<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>d-<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>H<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>M<span style="color: #000000; font-weight: bold;">%</span>S
<span style="color: #000000;">20090105</span>-<span style="color: #000000;">201620</span></pre></div></div>

<p>Variabel ini akan kita tambahkan di nama file backup schema-nya untuk membedakan satu file dengan yang lain.</p>
<h3>The Cron</h3>
<p>Sekarang kita masuk ke bagian <strong>cron</strong>-nya sendiri. Kita tentukan kapan saja backup akan dilakukan. Misal kita ingin backup dilakukan setiap jam 12 malam setiap hari Senin dan Jum&#8217;at. Entri crontab-nya seperti ini:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;"><span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> 00 <span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000;">1</span>,<span style="color: #000000;">5</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>home<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>train-backup.sh</pre></div></div>

<p>Untuk memasukkan entri diatas gunakan perintah <strong>crontab -e</strong>. Editor <strong>vi</strong> akan terbuka. Untuk masuk ke mode insert tekan tombol <strong>i</strong>. Ketikkan atau paste entri yang tadi kita buat. Untuk menyimpannya tekan tombol <strong>Esc</strong>, dilanjutkan dengan tombol <strong>:</strong>, dilanjutkan dengan tombol <strong>x</strong>, yang berarti menyimpan sekaligus keluar dari <strong>vi</strong>.<br />
Untuk melihat apakah penjadwalan tersebut sudah masuk gunakan perintah <strong>crontab -l</strong>:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&amp;</span>gt; crontab <span style="color: #660033;">-l</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;"># DO NOT EDIT THIS FILE - edit the master and reinstall.</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;"># (/tmp/crontab.XXXXLhlmgJ installed on Mon Jan  5 20:28:21 2009)</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;"># (Cron version V5.0 -- $Id: crontab.c,v 1.12 2004/01/23 18:56:42 vixie Exp $)</span>
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> 00 <span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">*</span> <span style="color: #000000;">1</span>,<span style="color: #000000;">5</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>home<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>train-backup.sh</pre></div></div>

<h3>The&#8230; End?</h3>
<p>Selesai! Untuk melihat berhasil atau tidaknya kita lihat lagi besok apakah file backup schema-nya sudah ada atau tidak. <img src='http://blog.neuronworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>The Update</h3>
<p>Coba kita lihat hasilnya:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> ll train-backup
total 0</pre></div></div>

<p>Lho kok tidak ada? Ayo kita cek script-nya dengan cara dijalankan langsung:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> .<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>train-backup.sh 
.<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>train-backup.sh: line <span style="color: #000000;">16</span>: exp: <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">command</span> not found</pre></div></div>

<p>Hm? <strong>PATH</strong>-nya kan sudah masuk mestinya? Coba kita <strong>export</strong> dan tes lagi satu-satu variabelnya:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">ORACLE_BASE</span>=<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle
alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">cd</span> <span style="color: #007800;">$ORACLE_BASE</span>
alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> <span style="color: #007800;">ORACLE_HOME</span>=<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>product<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span><span style="color: #000000;">10.2</span>
alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">cd</span> <span style="color: #007800;">$ORACLE_HOME</span>
-bash: <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">cd</span>: <span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>product<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span><span style="color: #000000;">10.2</span>: Permission denied</pre></div></div>

<p>Ini dia masalahnya. User <strong>alam</strong> tidak punya permission untuk masuk ke direktori <strong>/app/oracle/product</strong>:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> ll <span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>app<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>
total <span style="color: #000000;">20</span>
drwxr-x--- <span style="color: #000000;">3</span> oracle oinstall <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2008</span>-<span style="color: #000000;">11</span>-<span style="color: #000000;">22</span> <span style="color: #000000;">17</span>:08 admin
drwxr-x--- <span style="color: #000000;">3</span> oracle oinstall <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2008</span>-<span style="color: #000000;">11</span>-<span style="color: #000000;">22</span> <span style="color: #000000;">17</span>:09 flash_recovery_area
drwxr-x--- <span style="color: #000000;">3</span> oracle oinstall <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2008</span>-<span style="color: #000000;">11</span>-<span style="color: #000000;">22</span> <span style="color: #000000;">17</span>:08 oradata
drwxrwx--- <span style="color: #000000;">6</span> oracle oinstall <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2008</span>-<span style="color: #000000;">11</span>-<span style="color: #000000;">22</span> <span style="color: #000000;">17</span>:07 oraInventory
drwxrwx--- <span style="color: #000000;">3</span> oracle oinstall <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2008</span>-<span style="color: #000000;">11</span>-<span style="color: #000000;">22</span> 00:07 product</pre></div></div>

<p>Jadi bagaimana solusinya? Kita jalankan script tersebut sebagai user yang punya permission untuk mengakses direktori tersebut, yaitu <strong>oracle</strong>:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">mkdir</span> train-backup
oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>home<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">/</span>train-backup.sh 
&nbsp;
Export: Release 10.2.0.1.0 - Production on Tue Jan <span style="color: #000000;">6</span> <span style="color: #000000;">14</span>:<span style="color: #000000;">59</span>:<span style="color: #000000;">42</span> <span style="color: #000000;">2009</span>
&nbsp;
Copyright <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#40;</span>c<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#41;</span> <span style="color: #000000;">1982</span>, <span style="color: #000000;">2005</span>, Oracle.  All rights reserved.
&nbsp;
&nbsp;
Connected to: Oracle Database 10g Enterprise Edition Release 10.2.0.1.0 - Production
With the Partitioning, OLAP and Data Mining options
Export <span style="color: #000000; font-weight: bold;">done</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">in</span> US7ASCII character <span style="color: #000000; font-weight: bold;">set</span> and AL16UTF16 NCHAR character <span style="color: #000000; font-weight: bold;">set</span>
server uses WE8ISO8859P1 character <span style="color: #000000; font-weight: bold;">set</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#40;</span>possible charset conversion<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#41;</span>
. exporting pre-schema procedural objects and actions
. exporting foreign <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> library names <span style="color: #000000; font-weight: bold;">for</span> user TRAIN 
. exporting PUBLIC <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">type</span> synonyms
. exporting private <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">type</span> synonyms
. exporting object <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">type</span> definitions <span style="color: #000000; font-weight: bold;">for</span> user TRAIN 
About to <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">export</span> TRAIN<span style="color: #ff0000;">'s objects ...
. exporting database links
. exporting sequence numbers
. exporting cluster definitions
. about to export TRAIN'</span>s tables via Conventional Path ...
. . exporting table                          TRAIN          <span style="color: #000000;">2</span> rows exported
EXP-00091: Exporting questionable statistics.
. exporting synonyms
. exporting views
. exporting stored procedures
. exporting operators
. exporting referential integrity constraints
. exporting triggers
. exporting indextypes
. exporting bitmap, functional and extensible indexes
. exporting posttables actions
. exporting materialized views
. exporting snapshot logs
. exporting job queues
. exporting refresh <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">groups</span> and children
. exporting dimensions
. exporting post-schema procedural objects and actions
. exporting statistics
Export terminated successfully with warnings.
oracle<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> ll train-backup
total <span style="color: #000000;">16</span>
<span style="color: #660033;">-rw-r--r--</span> <span style="color: #000000;">1</span> oracle oinstall <span style="color: #000000;">16384</span> <span style="color: #000000;">2009</span>-01-06 <span style="color: #000000;">14</span>:<span style="color: #000000;">59</span> train-<span style="color: #000000;">20090106</span>-145942.dmp</pre></div></div>

<p>Jadi masukkan <strong>cron</strong> job-nya yang tadi untuk user <strong>oracle</strong> dengan <strong>crontab -e</strong> juga.<br />
Dan crontab yang di user <strong>alam</strong> dihapus saja:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="bash bash" style="font-family:monospace;">alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> crontab <span style="color: #660033;">-r</span>
alam<span style="color: #000000; font-weight: bold;">@</span>NeuronServer:~<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&gt;</span> crontab <span style="color: #660033;">-l</span>
no crontab <span style="color: #000000; font-weight: bold;">for</span> alam</pre></div></div>

<p>Sekarang sudah pasti berhasil.</p>
<p>Semoga bermanfaat and have a lot of fun!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.neuronworks.net/2009/01/05/membackup-schema-oracle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
