Menggunakan SQL Worksheet di SQL Developer
Salah satu fitur utama dari SQL Developer adalah SQL Worksheet. Dengan menggunakan worksheet kita dapat menjalankan statement-statement SQL dan apabila diperlukan menampilkan output dari statement tersebut.
SQL Worksheet akan otomatis terbuka setiap kali kita membuka sebuah koneksi. Worksheet sendiri berupa area putih luas dimana kita di dalamnya kita dapat mengetikkan berbagai statement SQL. Sebagai contoh untuk mengetahui informasi versi-versi dari software Oracle yang digunakan kita mengetikkan di worksheet select banner from v$version;. Untuk menjalankan statement tersebut ada dua cara, yang pertama dengan menggunakan tombol keyboard SHIFT + ENTER. Cara yang kedua dengan menggunakan tombol keyboard F9. Pastikan posisi kursor berada di dalam statement yang akan dijalankan. Apabila tidak terjadi error, output dari query tersebut akan ditampilkan di tab Query Result yang terletak di bawah worksheet. Error juga akan ditampilkan di tab Query Result tersebut.

Data yang ditampilkan sebagai output dapat kita kopi ke clipboard. Cukup klik di row yang dimaksud dan tekan shortcut untuk perintah copy yaitu CTRL + C. Data yang dipilih sekarang berada di clipboard.
Defaultnya worksheet yang kita gunakan hanya akan menampilkan satu Query Result tab. Setiap statement yang dijalankan di worksheet tersebut akan menimpa output statement sebelumnya. Kita dapat menggunakan fitur pin tab untuk mengunci tab output tersebut. Statement berikutnya yang dijalankan setelah kita meng-pin tab tersebut akan ditampilkan di tab Query Result yang baru.

Apabila statement yang dijalankan mencetak informasi berupa dbms output, kita perlu mengaktifkan dbms output terlebih dahulu. Opsi tersebut dapat di temukan di menu View -> Dbms Output. Setelah diaktifkan akan tampil tab baru Dbms Output di bawah tab Query Result. Klik icon plus di tab Dbms Output, kemudian pilih koneksi yang ingin ditampilkan output-nya.

SQL Developer juga memiliki fitur auto complete. Salah satunya auto complete untuk nama tabel. Sebagai contoh coba ketikkan select * from v$, tunggu sesaat, setelah itu akan muncul daftar nama tabel yang memiliki awalan v$. Gunakan tombol panah keyboard untuk memilih kemudian tekan ENTER.

Selain nama table auto complete juga mendukung statement, seperti menawarkan select * from table apabila kita berhenti mengetik di select.
SQL Developer juga memiliki history untuk worksheet-nya. Tekan F8 untuk menampilkan tab SQL History. Statement-statement yang pernah dijalankan sebelumnya akan ditampilkan mulai dari statement yang terakhir dijalankan.

Untuk menjalankan explain plan gunakan tombol F10. Pastikan cursor berada di statement yang akan dijalankan. Untuk melakukan commit ke database gunakan tombol F11, dan untuk melakukan rollback gunakan tombol F12. Atau gunakan tombol-tombol diatas tab worksheet untuk menjalankan semua fungsi tadi. Arahkan pointer diatas tombol yang dimaksud untuk mengetahui fungsinya.

Sekian untuk pembahasan SQL Worksheet di SQL Developer. Tulisan berikutnya akan menjelaskan bagaimana caranya memodifikasi data menggunakan SQL Developer.
| Print article | This entry was posted by alam on March 6, 2010 at 9:22 am, and is filed under Oracle. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |