USIA MANUSIA HANYA 0,15 DETIK
Menurut para pakar, 70 tahun usia manusia sebanding dengan 0,15 detik usia kosmik (usia alam semesta). Seorang kakek ditanya cucunya yang tengah beranjak dewasa. “Kakek usianya berapa tahun sih?” Kakek itu menjawab, “Kalau gk salah sih… ee…tujuh puluh tahunan!” “Wah banyak pengalaman donk,” sambung anak muda itu. “Oh banyak sekali, beragam kesenangan, kesedihan, kesuksesan dan kegagalan, pengalaman manis dan pahit sudah pernah kakek rasakan,’ timpalnya.“Kek, saya pingin denger semua pengalamannya. .. siapa t u ada hal-hal menarik yang bisa saya tiru,” pinta pemuda itu.“Jadi kamu mau aku bercerita? Baiklah…!”
Dengan semangat kakek itu menceritakan pengalaman-pengalam an masa lalunya dengan cukup detail. Walau udah udzur, namun ingatannya masih terbilang bagus. Nada ceritanya turun naik. Saat menceritakan kesuksesan dan masa-masa bahagia, nada bicaranya meninggi, penuh semangat, roman mukanya terlihat cerah. Namun saat menceritakan kegagalan dan masa-masa sedih, nada bicaranya agak melemah, kadang terbata-bata menahn tangis.
Tak terasa tiga jam sudah kakek itu bercerita. “Itulah pengalaman-pengalam an yang pernah kakek alami. Semuanya telah kakek ceritakan kepadamu!” ujarnya sambil menyapukan tissue ke mulut. “Bagaimana?” Sambungnya.
“Luar biasa. Pengalaman kakek sunguh hebat!”“Kamu bisa berkomentar apa pun tentang pengalaman kakek. Namun yang jelas semuanya berlalu begitu cepat. Kejadian-kejadian yang kakek alami saat seusia kamu, sepertinya baru kemarin terjadi. Cepat sekali!” Tujuh puluh tahun. Panjangkah usia ini? Bagi yang baru berusia 20-30 tahun, usia 70 tahun tentu sangat panjang. Diperlukan 40-50 tahun lagi untuk mencapainya. Sungguh waktu yang tidak sebentar. Namun tidak demikian bagi yang mengalaminya, 70 tahun sangat singkat. Sepertinya baru kemarin mereka anak-anak, remaja, dewasa, menikah, punya anak, dst. Eh sekarang sudah tua renta. Sekian banyak pengalaman -yang teringat- selama 70 tahun, hanya memerlukan tiga sampai empat jam saja untuk menceritakannya, bahkan bisa lebih pendek lagi. Kalau dibuat dalam tulisan, paling banter haya membutuhan lima jilid buku saja.
Sungguh, waktu yang kita jalani berlangsung begitu cepat. Usia kita pun teramat singkat.Apalagi kalau dibandingkan dengan usia alam semesta yang konon 15 milyar tahun. Berapa perbandingan 15 milyar tahun dengan 70 tahun?
Menurut hitungan para pakar, 70 tahun usia manusia sebanding dengan 0,15 detik usia kosmik (usia alam semesta). Asal tahu saja, 1 detik kosmik sama dengan 475 tahun. Bila usia 70 tahun sebanding dengan 0,15 detik, entah berpaa detik orang yang baru berusia 20, 30, 40 atau 50 tahun.
Maka, Allah bertanya, “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” Mereka menjawab, “kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.” Allah berfirman, “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui” (Q.S Al Mu’minun [23]: 112-114)
Kesimpulannya, kita hidup hanya sekejap. Karena itu, relakah kita mengisi hidup yang sekejap ini dengan kesia-siaan? Kita sendiri yang bisa menjawabnya.




