Archive for January, 2009
Create MD5 function di Oracle
Jan 23rd
Suatu ketika saya ada keperluan menggunakan fungsi MD5 di oracle. karena mencari-cari fungsi built in di oracle tidak ketemu, atau mungkin tidak ada akhirnya saya memutuskan untuk membuat Java Store Procedure. Untuk mempelajari lebih detail langkah-langkah membuat java store procedure anda bisa melihat postingan sebelumnya Java Store Procedure .
Langkah pertama membuat fungsi md5 di java
import java.security.MessageDigest; public class MD5 { public static String getMD5(String message) { try { MessageDigest md = MessageDigest.getInstance("MD5"); String md5string=""; StringBuffer sb = new StringBuffer(); byte buf[] = message.getBytes(); byte[] md5 = md.digest(buf); System.out.println(message); for( int i = 0 ; i < md5.length ; i++ ) { String tmpStr = "0"+Integer.toHexString( (0xff & md5[i])); sb.append(tmpStr.substring(tmpStr.length()-2)); } md5string = sb.toString(); return (md5string); } catch (Exception e) { System.out.println(e); return "0"; } } }
Kemudian kita compile
#javac MD5.java
Jika tidak ada error akan menghasilkan MD5.class, kemudian kit aload ke oracle
loadjava -resolve -user scott/tiger MD5.class
Publish fungsi Java Store Procedure dengan membuat interface di oracle :
CREATE OR REPLACE FUNCTION GetMD5(str in varchar) RETURN VARCHAR2 as LANGUAGE JAVA NAME 'MD5.getMD5(java.lang.String) return java.lang.String';
kemudian kita coba
select GetMD5('gatotkaca') from dual;
GETMD5('gatotkaca')
============================
4495ca9b8bb44554754c5ed33a33fef9
selamat mencoba !!!
semua script yang ada pada halaman ini bisa anda download di sini
More >Java Store Procedure
Jan 23rd
Mulai dari Oracle versi 8i oracle menyediakan membuat Java Store Procedure didalam database. Java Store Procedure biasa digunakan untuk membangung fungsi-fungsi yang tidak disediakan di oracle atau utilitas yang mungkin lebih efisien dan mudah dikerjakan menggunakan pemrograman Java. Untuk mengetahui apakah database kita sudah bisa kita gunakan untuk membuat Java Store Procedure kita bis amengecek dengan sintak sebagai berikut :
SQL> describe dbms_java
jika perintah diatas memberikan pesan error seperti :
ERROR: ORA-04043: object dbms_java does not exist
artinya Package DBMS_JAVA belum terinstall di database kita, solusinya kita harus menginstall package tersebut yang sudah disediakan oleh oracle
#sqlplus / as sysdba SQL> @$ORACLE_HOME/javavm/install/initjvm.sql; @$ORACLE_HOME/xdk/admin/initxml.sql; @$ORACLE_HOME/xdk/admin/xmlja.sql; @$ORACLE_HOME/javavm/install/init_jis.sql $ORACLE_HOME; @$ORACLE_HOME/javavm/install/jisaephc.sql $ORACLE_HOME; @$ORACLE_HOME/javavm/install/jisja.sql $ORACLE_HOME; @$ORACLE_HOME/javavm/install/jisdr.sql 2481 2482; @$ORACLE_HOME/jsp/install/initjsp.sql; @$ORACLE_HOME/jsp/install/jspja.sql; @$ORACLE_HOME/rdbms/admin/initjms.sql; @$ORACLE_HOME/rdbms/admin/initrapi.sql; @$ORACLE_HOME/rdbms/admin/initsoxx.sql; @$ORACLE_HOME/rdbms/admin/initapcx.sql; @$ORACLE_HOME/rdbms/admin/initcdc.sql; @$ORACLE_HOME/rdbms/admin/initqsma.sql; @$ORACLE_HOME/rdbms/admin/initsjty.sql; @$ORACLE_HOME/rdbms/admin/initaqhp.sql;
Jika semua environment sudah terinstall dan siap kita akan membuat Java Store Procedure, berikut langkah-langkahnya :
- Membuat Java Class
Kita ingin membuat fungsi Hello World
public class PrintHello{ public static String Print(String name) { return "Hello My Name "+name; } } </pre > Compile Script diatas <pre lang="java"> javac PrintHello.java </pre > <li>Load dan Resolve Java Class ke Oracle</li> Java class sudah berhasil dihasilkan akan kia load masuk ke database dengan menggunakan utilitas yang sudah disediakan oleh oracle yaitu loadjava <pre lang="bash"> # loadjava loadjava: Usage: loadjava [-definer] [-encoding encoding] [-force] [-genmissing] [-genmissingjar jar] [-grant grants] [-help] [-nousage] [-noverify] [-oci8] [-order] [-resolve] [-resolver resolver] [-schema schema] [-synonym] [-thin] [-tableschema schema] [-user user/password@database] [-verbose] classes..jars..resources..properties...
Untuk kasus diatas kita gunakan option sederhana seperti berikut :
loadjava More >SqlPlus dengan History di Linux
Jan 6th
Paling frustasi kalau pake sqlplus, sudah ketik syntax panjang-panjang, waktu dieksekusi ada yang salah, ngetik lagi deh dari awal. Soalnya tidak ada history buat command yang sudah dijalankan. Tidak bisa diedit lagi command yang sudah kita ketik. Solusinya cuma di backspace. Tapi tenang saja, ada solusinya agar sqlplus juga punya kemampuan buat menyimpan history command, seperti Shell Bash di Linux. Yang kita perlukan hanyalah sebuah aplikasi yang bernama rlwrap. Install dulu rlwrap untuk operating system anda. Dalam contoh ini yang digunakan adalah openSUSE 10.3 yang bisa didapatkan dari http://download.opensuse.org/repositories/openSUSE:/10.3/standard/i586/rlwrap-0.28-27.i586.rpm. Setelah diinstal kita tinggal menjalankan perintah rlwrap dengan parameternya yaitu sqlplus:
oracle@NeuronServer:~> rlwrap sqlplus
Sqlplus yang terbuka akan memiliki kemampuan menyimpan history command dan line editing sederhana. Gunakan tombol panah atas dan bawah untuk mengakses perintah yang sudah kita jalankan. Kita juga bisa mengedit perintah itu dengan menggeser kursor menggunakan tombol panah kanan dan kiri. Agar konfigurasi rlwrap tadi terus dijalankan setiap login kita gunakan saja fungsi alias dari shell agar setiap kali sqlplus dijalankan yang dipanggil adalah perintah rlwrap dengan parameter sqplus-nya. Buka file .bash_profile yang ada di direktori home user oracle atau user yang dapat menjalankan perintah sqlplus:
oracle@NeuronServer:~> vi ~/.bash_profile
dan tambahkan baris berikut:
alias sqlplus='rlwrap sqlplus'
Cara lainnya dengan menjalankan perintah echo yang menambahkan baris diatas langsung di baris terakhir file .bash_profile:
oracle@NeuronServer:~> echo "alias sqlplus='rlwrap sqlplus'" >> ~/.bash_profile
Semoga bermanfaat and have a More >
Oracle Cursor dan Ref Cursor
Jan 6th
Definisi Cursor Dalam blok PL/SQL tidak mengijinkan kita membuat query yang menghasilkan lebih dari satu baris untuk ditampung dalam sebuah variabel. Variabel semacam ini dinamakan cursor. Kegunaan
- Untuk menerima hasil query yang jumlah barisnya lebih dari 1 baris
- Memungkinkan untuk melakukan proses yang lebih kompleks untuk setiap record
Macam2 Cursor Cursor : cursor eksplisit dan cursor implisit
- Cursor Eksplisit : Cursor yang harus dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan
Contoh :
DECLARE CURSOR c_nama IS SELECT nama_petugas FROM pegawai ORDER BY nama_petugas ASC; v_nama PETUGAS.nama_petugas%TYPE; /**%TYPE agar tipe data variabel v_nama sama dengan kolom nama_petugas?*/ BEGIN FOR X IN c_nama LOOP DBMS_OUTPUT.PUT_LINE (c_nama%ROWCOUNT ||'Daftar Nama Petugas : ' || x.nama_petugas); END LOOP; END;
DECLARE id VARCHAR2(10); vnama_petugas PETUGAS.nama_petugas%TYPE; BEGIN id := 'PG-010'; //assigment VALUE SELECT nama_petugas INTO vnama_petugas FROM PETUGAS WHERE id_petugas = id; IF SQL%NOTFOUND THEN DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Data ditemukan'); ELSE DBMS_OUTPUT.PUT_LINE ('Nama petugas dengan id : ' || id || 'adalah ' || vnama_petugas); END IF; END;
Ref Cursor Kita dapat menggunakan ref cursor untuk mengembalikan nilai dalam bentuk recordset/cursor di store procedure. Ada 2 tipe ref cursor :
- Strong ref cursor : tipe data dan panjangnya harus diketahui saat compile
- Weak ref cursor : tipe data dan panjangnya tidak dibutuhkan saat compile
Contoh :
DECLARE TYPE r_cursor IS REF CURSOR; c_emp r_cursor; en emp%rowtype; BEGIN OPEN c_emp FOR SELECT * FROM emp; loop fetch c_emp INTO en; exit WHEN c_emp%notfound; dbms_output.put_line(c_emp%rowcount ||'. '||en.nama); END loop; close c_emp; More >
Membackup Schema Oracle Secara Otomatis
Jan 5th
Sebelumnya kita sudah mencoba membackup schema oracle menggunakan exp. Kita bisa memanfaatkannya untuk membuat sebuah sistem penjadwalan yang secara otomatis membackup schema tersebut pada waktu yang telah ditentukan. Tool yang digunakan selain Shell dan exp juga crontab. Crontab merupakan aplikasi penjadwalan di mesin Unix dan Linux. Crontab bekerja sebagai daemon atau service cron yang setiap waktu akan mengecek apakah ada job atau tugas yang harus dilakukan pada waktu itu. Crontab menyimpan entri untuk setiap penjadwalan seperti ini:
* * * * * /home/alam/someScript.sh
Kolom pertama menunjukan menit dimana entri tersebut akan dijalankan. Kolom kedua untuk jam, kolom ketiga untuk tanggal, kolom keempat untuk bulan, kolom kelima untuk untuk hari, dan kolom terakhir menunjukan perintah apa yang akan dijalankan. Dari contoh diatas berarti setiap menit, setiap hari, setiap bulan cron akan menjalankan script tersebut. Pertama-tama kita buat dulu script sederhana, train-backup.sh yang berfungsi untuk membackup schema tersebut. Script tersebut akan membackup schema-nya di directory yang sudah ditentukan dengan nama file yang berbeda berdasarkan kapan schema tersebut dibackup.
The Script#!/bin/sh #script to backup oracle schema based on time when it saved #initializing variables export PATH=$PATH:/app/oracle/product/10.2/bin export ORACLE_BASE=/app/oracle export ORACLE_HOME=/app/oracle/product/10.2 export ORACLE_SID=neuron export BASEDIR=$HOME/train-backup export DTM=`date +%Y%m%d-%H%M%S` export UNAME=train export PASSWD=train export FILENAME=train # command section cd $BASEDIR exp $UNAME/$PASSWD file=$FILENAME-$DTM.dmp exit
Jangan lupa beri execute permission dengan:
alam@NeuronServer:~> chmod +x train-backup.sh
Script-nya cukup sederhana kan? Yang perlu dilakukan hanyalah inisialisasi variabel:
export PATH=$PATH:/app/oracle/product/10.2/bin export ORACLE_BASE=/app/oracle export ORACLE_HOME=/app/oracle/product/10.2 export ORACLE_SID=neuron export BASEDIR=$HOME/train-backup export DTM=`date +%Y%m%d-%H%M%S` export UNAME=train export PASSWD=train export FILENAME=train
dan perintah backup More >