Archive for January, 2009

Flash Animasi Neuronworks

karya-baru

Oracle Password Cracker (Checker)

Definisi : Adalah script yang ditulis dalam PL/SQL digunakan untuk membantu DBA melakukan pengecekan weakness/strength user password.

Keuntungan :

  1. Mudah di jalankan di sqlplus
  2. Tidak menggunakan library
  3. Mudah dipelajari
  4. Dapat melakukan pengecekan terhadap weakness/strength user password yang complex dan panjang sekalipun dengan cepat.
  5. Karena script ini di jalankan di database, DBA dapat melakukan blocking hal yang tidak diinginkan dengan mendesign user prilivileges seminimal mungkin. Contohnya jika menggunakan privileges untuk CREATE SESSION, SELECT ON SYS.USER$ dan EXECUTE ON DBMS_OBFUSCATION_TOOLKIT.

Cara Kerja :

  1. Download cracker-v2.0.sql. Source dapat dicari di http://www.petefinnigan.com.
  2. Letakkan source di $ORACLE_HOME/BIN atau directory mana saja. Pastikan oracle dapat membaca source tersebut.
  3. Buka SQLPLUS di Oracle dan jalankan script seperti contoh di bawah ini :
    SQL> @cracker-v2.0.sql
    cracker: Release 1.0.4.0.0 - Beta on Fri Jan 30 11:40:38 2009
    Copyright (c) 2008 PeteFinnigan.com Limited. All rights reserved.
     
    T Username             Password               CR FL STA
    =======================================================
     
    U "SYS"                [                    ] -- -- OP
    U "SYSTEM"             [                    ] -- -- OP
    U "OUTLN"              [OUTLN               ] DE CR EL
    R "GLOBAL_AQ_USER_ROLE [GL-EX {GLOBAL}      ] GE CR OP
    U "DIP"                [DIP                 ] DE CR EL
    U "DMSYS"              [DMSYS               ] DE CR EL
    U "DBSNMP"             [                    ] -- -- OP
    U "WMSYS"              [WMSYS               ] DE CR EL
    U "EXFSYS"             [EXFSYS              ] DE CR EL
    U More >
mustbe

_Tutorial Membuat Vector Dari Foto Dengan Photoshop_

Vector adalah istilah yang digunakan untuk membuat atau mengedit gambar oleh stretching, pemutarbalikan, mewarnai, dan sebagainya dengan sejumlah alat. Hal ini memungkinkan Anda untuk skala gambar tanpa membuatnya menjadi buram atau pixelated. J vector berbasis grafis terdiri dari sejumlah baris yang dijelaskan secara matematis bentuk geometris shapes.This tutorial akan mengajarkan anda dasar-dasar tentang cara memberikan foto Anda yang merasa vector dengan menggunakan program Adobe Photoshop. Kami akan memanfaatkan alat yang kuat dalam pena outlining setiap bagian dari gambar. Kualitas gambar tidak akan menjadi masalah sepanjang Anda memiliki cukup rincian untuk jejak.

1. Buka foto yang ingin divector dan pastikan untuk menduplikasi gambar yang asli. Sesuatu akan mendapatkan sedikit rumit seperti yang kita pergi, ketika datang ke terburuk terburuk setidaknya Anda masih memiliki salinan gambar asli. Mengubah nama digandakan gambar sehingga Anda tidak akan bingung. Klik tombol mata yang asli foto untuk menonaktifkan modus visibilitas.

2. Mulai outlining setiap bagian dari gambar dengan menggunakan alat pena, tetapi pastikan untuk mengikuti setiap detail dari gambar asli. Buat layer baru untuk setiap bagian dari gambar (wajah, rambut, lengan, kemeja, topi, dll) sehingga setiap perubahan yang ingin Anda lakukan karena Anda akan berjalan lebih mudah. Mulai outlining setiap bagian dari gambar dengan menggunakan alat pena, tetapi More >

Border-radius: create rounded corners with CSS3!

W3C has offered some new options for borders in CSS3, of which one is border-radius. Both Mozila/Firefox and Safari 3 have implemented this function, which allows you to create round corners on box-items. This is an example:

Mozilla/Firefox and Safari 3 users should see a nicely rounded box, with a nicely rounded border.

The code for this example above is actually quite simple:

<div style=" background-color: #ccc;
-moz-border-radius: 5px;
-webkit-border-radius: 5px;
border: 1px solid #000;
padding: 10px;" >

These different corners can also each be handled on their own, Mozilla has other names for the feature than the spec says it should have though, as it has f.i. -moz-border-radius-topright as opposed to -webkit-border-top-right-radius:

Mozilla/Firefox and Safari 3 users should see a box with a rounded left upper corner. Mozilla/Firefox and Safari 3 users should see a box with a rounded right upper corner. Mozilla/Firefox and Safari 3 users should see a box with a rounded left lower corner. Mozilla/Firefox and Safari 3 users should see a box with a rounded right lower corner.

These are handled by / should be handled by:

  • -moz-border-radius-topleft / -webkit-border-top-left-radius
  • -moz-border-radius-topright / -webkit-border-top-right-radius
  • -moz-border-radius-bottomleft / -webkit-border-bottom-left-radius
  • -moz-border-radius-bottomright / -webkit-border-bottom-right-radius

Sumber : http://www.css3.info

XHTML yang valid di W3C

Berikut ini code xhtml yg valid di w3c :

  • Penulisan tag harus huruf kecil, contoh: <a>,<p>, <br />.
  • Setiap tag <> yang tanpa ada akhiran </> selalu menggunakan “/” pada setiap akhir sebelum “>”. Contoh: <input type=”text” id=”" name=”" />, <br />.
  • Untuk file flash tidak lagi menggunakan <embed></embed>, cukup menulikan seperti: <object width=“145″ height=“146″ type=“application/x-shockwave-flash” data=“file.swf”> <param name=“movie” value=“file.swf” /> <param name=“quality” value=“high” /> <param name=“wmode” value=“transparent” /> </object>
  • Pada awal code html  : <!DOCTYPE html PUBLIC “-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN” “http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd”> <html xmlns=“http://www.w3.org/1999/xhtml”>
  • Selalu gunakan petik ganda (“”).

Demikian kurang lebih sedikit tentang xhtml, klo ada kurang maafin aja namanya jg masih belajar, he he he.